adf.ly

Tampilkan postingan dengan label Virus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Virus. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Juli 2009

Top 10 Virus Indonesia: Juli 2009

Ada sedikit pergeseran di bulan ini, virus lokal Smansa menempat urutan ketiga, sementara itu ditempat kedua dan pertama, beturut-turut adalah Autoit dan Conficker. Untuk lebih jelasnya, silakan lihat daftar berikut ini:

1. Conficker

Daftar domain yang di-black list oleh Conficker.Virus luar berteknologi canggih ini memang menyebar luar biasa. Bentuknya yang merupakan file DLL (Dynamic Link Library) membedakannya dengan kebanyakan virus lain yang berupa EXE. Kemampuan yang dimilikinya juga bisa disetarakan dengan rootkit. Serta, sifatnya ber-polymorphic membuatnya memiliki tubuh yang berubah-ubah. Pada komputer terinfeksi, user tidak akan dapat membuka situs yang “berbau” antivirius atau Microsoft update. Virus ini juga aktif menyebar di Indonesia dengan menggunakan media removable disk misalkan flash disk. Pada flash disk terinfeksi, Anda akan menemukan file autorun.inf dan direktori RECYCLER yang di dalamnya terdapat sub-direktori dengan nama misalkan S-5-3-42-2819952290-8240758988-879315005-3665, dan pada direktori inilah terdapat file virus Conficker dengan nama biasanya jwgkvsq.vmx yang sebenarnya adalah file DLL.

2. Autoit

Menyebarkan pesan ke setiap contact person yang ada di Y!M.Hampir kebanyakan varian dari virus import berbasis script ini menggunakan icon mirip seperti folder. Virus ini memiliki kemampuan untuk melakukan auto update ke beberapa situs. Ia juga dapat memanfaatkan Yahoo! Messenger sebagai media perantara penyebarannya dengan mengirimkan pesan berisi link ke setiap contact person yang ada di Y!M korban.


3. Smansa

Pesan virus Smansa.Virus yang dibuat dengan VB ini bila dilihat pada Explorer dengan mode tampilan Details, aplikasi standar yang tanpa icon, namun apablia dilihat dengan mode Icons, ia akan nampak sebagai sebuah folder. Virus yang di-pack menggunakan UPX ini, saat menginfeksi akan menciptakan file dengan nama Paket.exe dan Autorun.inf di setiap root drive yang ia temukan. File tersebut diberi attribut hidden agar tidak terlihat dengan setingan standar Explorer. Selain itu, pada drive flash disk terinfeksi juga akan ditemukan sebuah file pesan dengan nama Kenang-kenangan.html yang berisi pesan dari si pembuat virus.

4. Cuakep
System Properties yang telah diubah oleh virus.Virus lokal yang satu ini menggunakan icon mirip file gambar. Ia dibuat menggunakan Visual Basic. Virus ini akan mencoba memblok program antivirus dan beberapa fitur Windows seperti Folder Options dan System Restore. Sangat mudah mengetahui kondisi komputer apakah terinfeksi virus ini apa tidak, cukup melihat System Properties, jika tampilannya seperti apa yang terlihat pada gambar di atas, besar kemungkinan komputer Anda telah terinfeksi.





5. Malingsi

Virus Malingsi menyerang virus lain.Virus bertubuh gemuk dengan ukuran besar, contoh pada salah satu varian memiliki ukuran sekitar 689KB. Ia dibuat menggunakan Visual Basic yang di-pack menggunakan PECompact. Sepertinya virus ini ditujukan untuk menyerang virus lain, ini terlihat dari pesan yang adadi tubuhnya. Virus ini berkembang biak dan menyebar menggunakan perantara mIRC, yang bertindak sebagai Bot.

6. PutriEor.vbs

Pesan virus.Virus lokal yang satu ini berukuran sekitar 55KB. Ia dibuat dengan VBScript. Pada komputer terinfeksi akan ada beberapa file pendukung virus, contohnya pada root drive, ada file autorun.inf, History_USB.vbs, Lirik2_lagu.vbe, New Text Document.txt, dan Puisi Cinta bwt Putri.html. Saat pesan virus muncul (Puisi Cinta bwt Putri.html), akan diiringi oleh music dari Beethoven.


7. FullHouse

Gambar yang di extract oleh virus FullHouse.Virus lokal yang satu ini dibuat menggunakan Visual Basic. Dalam aksinya, ia meng-extract gambar “Han ji eun”, salah satu tokoh dalam serial Full House. Salah satu file induknya ngumpet dalam folder RECYCLER, dan akan membuat file autorun.inf pada drive target untuk dapat running otomatis.



8. LegendOfAang.vbs

Virus dalam kondisi terenkripsi dan yang tidak terenkripsi.Virus yang dibuat menggunakan VBScript ini hadir dalam kondisi terenkripsi. Pada gambar di atas Anda bisa melihat file virus yang dalam kondisi terenkripsi dan yang sudah di-decrypt. Ia memiliki ukuran sekitar 13KB. Saat beraksi, ia mencoba untuk menghapus file VBS yang kemungkinan ditujukan kepada virus lain. Pada removable disk terinfeksi juga akan terdapat file autorun.inf milik virus ini. Dan agar dapat running otomatis, ia mengubah item userinit di registry agar diarahkan kepada dirinya.

9. Yuyun.vbs

Pesan dari virus Yuyun.vbs.Virus yang diciptakan menggunakan Visual Basic Script ini berukuran sekitar 9KB. Pada komputer terinfeksi ia akan membuat banyak sekali file duplikat di setiap folder yang ia temukan dengan nama file autorun.inf, Thumb.db, dalam kondisi ber-attribut hidden, dan sebuah shortcut dengan nama Microsoft. Jika shortcut tersebut diakses, dia memang akan menuju ke suatu folder, tapi dibalik itu virus tersebut juga akan aktif. File Thumb.db disini juga bukan merupakan file milik Windows, tapi melainkan file script virus. Pada komputer terinfeksi juga akan ditemukan sebuah file pesan virus pada direktori Temp user. Di direktori ini juga akan ditemukan file lain yakni script virus yang sudah dalam kondisi ter-decrypt. Karena perlu Anda ketahui bahwa virus ini memang hadir dalam kondisi ter-enkripsi.

10.Diar

Tampilan pesan virus Diar.Virus ini menggunakan icon mirip folder dalam penyamarannya. Seperti virus lainnya, ia masih dibuat dengan Visual Basic. Virus ini mencoba memblok aplikasi penganalisis virus, program antivirus, dan beberapa tools Windows seperti contohnya Folder Options, Run, dan Find. Pada komputer terinfeksi, akan terdapat file di C:\diar_gb.html dan D:\nitip salam ya…txt.




Sumber:http://virusindonesia.com

Versi atau Varian Baru Worm Koobface Mulai Hantui Twitter


Symantec Security Response baru-baru ini mengamati adanya varian baru worm W32.Koobface yang ditemukan pertama kali pada Agustus 2008. Varian baru ini terdeteksi sebagai W32.Koobface.C, dan sekarang kembali muncul menghantui kita melalui Twitter.

Worm ini bekerja dengan cara membajak akun di situs mikro blogging itu. Pengguna yang telah terinfeksi akan mengirimkan tweet untuk menginfeksi para pengikut (follower) di Twitter pengguna. Ketika pengguna yang terinfeksi log on ke Twitter, Koobface akan membajak sesi ini dan mengirim tweet ke akun pengguna.

Dalam peringatan yang dikeluarkan Symantec dan dikutip dari detikINET,Tweet tersebut antara lain berisi pesan: 'My home video', 'Watch my new private video! LOL', serta 'michaeljackson' testament on Youtube'.

Pengguna yang mengklik link tersebut akan secara langsung diarahkan pada situs video palsu, yang akan mendorong pengguna untuk mengunduh codec untuk menonton video tersebut. Codec ini dideteksi sebagai W32.Koobface.A.

Symantec pun menghimbau para pengguna internet, khususnya warga Twitter, untuk berhati-hati terhadap apa yang Anda akses. Pengguna Twitter disarankan untuk menghindari mengklik URL pada tweet, terutama jika tweet tersebut mempromosikan sebuah home video

Selain itu, tentu saja lengkapi diri Anda dengan software keamanan yang kuat dan ter-update untuk menangkap malware dan mencegah Anda untuk mengunduhnya.

Sumber:http://detikinet.com

Rabu, 22 April 2009

Top 10 Virus, April 2009



Terjadi banyak pergeseran peringkat di bulan ini, namun ada satu yang tidak berubah, yakni Conficker yang tetap bertengger di urutan paling atas. Selain itu ada beberapa virus yang baru masuk ke peringkat 10 besar ini, contohnya virus Vinurika.vbs. Daftar lengkapnya sebagai berikut:


1. Conficker

Daftar domain yang di-black list oleh Conficker.Virus luar berteknologi canggih ini memang menyebar luar biasa. Bentuknya yang merupakan file DLL (Dynamic Link Library) membedakannya dengan kebanyakan virus lain yang berupa EXE. Kemampuan yang dimilikinya juga bisa disetarakan dengan rootkit. Serta, sifatnya ber-polymorphic membuatnya memiliki tubuh yang berubah-ubah. Pada komputer terinfeksi, user tidak akan dapat membuka situs yang “berbau” antivirius atau Microsoft update. Virus ini juga aktif menyebar di Indonesia dengan menggunakan media removable disk misalkan flash disk. Pada flash disk terinfeksi, Anda akan menemukan file autorun.inf dan direktori RECYCLER yang di dalamnya terdapat sub-direktori dengan nama misalkan S-5-3-42-2819952290-8240758988-879315005-3665, dan pada direktori inilah terdapat file virus Conficker dengan nama biasanya jwgkvsq.vmx yang sebenarnya adalah file DLL.

2. Autoit

Menyebarkan pesan ke setiap contact person yang ada di Y!M.Hampir kebanyakan varian dari virus import berbasis script ini menggunakan icon mirip seperti folder. Virus ini memiliki kemampuan untuk melakukan auto update ke beberapa situs. Ia juga dapat memanfaatkan Yahoo! Messenger sebagai media perantara penyebarannya dengan mengirimkan pesan berisi link ke setiap contact person yang ada di Y!M korban.

3. FreeMine

Isi file autorun.inf dari virus Freemine.Virus lokal ini dibuat menggunakan Visual Basic dengan ukuran file sekitar 68KB tanpa di-pack. Ciri virus ini, iconnya menyerupai Microsoft Word. Saat aktif di memory, ia akan mempertahankan kelangsungan hidupnya dengan men-terminate setiap aplikasi yang ada dalam daftar black-list di tubuhnya, seperti contohnya Process Explorer. Ia juga dapat menyebar melalui media removable disk, dan pada removable disk terinfeksi akan terdapat file autorun.inf dan Free_Mine.exe.

4. Recycler

File virus bersembunyi dibalik Recycle Bin palsu.Yang menjadi ciri khas dari virus ini adalah teknik bagaimana ia menyebar. Yakni “ngumpet” dalam direktori Recycler/Recycler/Recycle Bin. Ia juga diketahui menerapkan teknik code injection agar kode virus bisa “nyangkut” pada explorer.exe. Ini dilakukannya untuk mempersulit user maupun program antivirus sekalipun untuk membunuhnya.

5. Yuyun.vbs

Pesan dari virus Yuyun.vbs.Virus yang diciptakan menggunakan Visual Basic Script ini berukuran sekitar 9KB. Pada komputer terinfeksi ia akan membuat banyak sekali file duplikat di setiap folder yang ia temukan dengan nama file autorun.inf, Thumb.db, dalam kondisi ber-attribut hidden, dan sebuah shortcut dengan nama Microsoft. Jika shortcut tersebut diakses, dia memang akan menuju ke suatu folder, tapi dibalik itu virus tersebut juga akan aktif. File Thumb.db disini juga bukan merupakan file milik Windows, tapi melainkan file script virus. Pada komputer terinfeksi juga akan ditemukan sebuah file pesan virus pada direktori Temp user. Di direktori ini juga akan ditemukan file lain yakni script virus yang sudah dalam kondisi ter-decrypt. Karena perlu Anda ketahui bahwa virus ini memang hadir dalam kondisi ter-enkripsi.

6. Vinurika.vbs

Potongan script virus Vinurika.vbs. Kuat dugaan pembuat virus ini masih sama dengan yang membuat virus Yuyun.vbs. Ciri khas-nya sama, membuat shortcut yang banyak sekali pada komputer korban. Dan pada flashdisk terinfeksi, akan terdapat kurang lebih 4 file yakni autorun.inf, thumb.db, Microsoft.lnk, dan New Folder.lnk. File thumb.db yang bertindak sebagai induknya, sama seperti pada Yuyun.vbs.

7. Raider.vbs varian

Isi dari tubuh virus Raider.vbs jika dibuka dengan Notepad.Virus jenis VBScript ini jika dibuka dengan Notepad misalnya, maka tidak banyak string yang bisa dibaca karena dalam kondisi ter-enkripsi. Di beberapa varian. pada Registry, ia memberikan pengenal dengan membuat key baru di HKLM\Software dengan nama sama seperti nama pada computer name, dengan isinya berupa string value seperti nama virus tersebut, Raider, serta tanggal komputer tersebut kali pertama terinfeksi.

8. Fdshield

Nama yang digunakan oleh Fdshield saat menyebar.Virus yang dibuat menggunakan bahasa Delphi ini menggunakan icon yang menyerupai Internet Explorer. Memiliki ukuran file sebesar 553.472 bytes, tanpa di-pack. Satu hal yang mencolok dari virus ini adalah dari nama yang digunakan saat menyebar, yang bertuliskan “17++ Sexs & Rahasia Wanita artis Indonesia (foto2_kamera tersembunyi_liputan).exe”. Bagi user yang tidak hati - hati, akan menyangka file tersebut merupakan file HTML. Jika Anda lihat pada direktori C:\Windows\System32, akan ditemukan sebuah file induk dengan nama “rundl32.exe”. Jangan tertipu lagi! Itu bukanlah file bagian dari Windows, tapi itu memang adalah file virus. Perhatikan huruf “L” yang cuma satu. Dan sekarang lihat pada Schedule Task, ada Job baru dengan nama “Windows FD Shield” yang akan mengeksekusi file virus diwaktu yang telah ia tentukan.

9. Risa

Pesan yang disampaikan oleh virus Risa. Virus lokal satu ini memiliki ukuran sekitar 42KB, dengan kondisi ter-pack menggunakan UPX. Icon yang dimiliki menyerupai folder. Saat komputer terinfeksi virus ini, akan banyak sekali ditemukan folder-folder tipuan di setiap penjuru drive. Ia juga dapat masuk ke flash disk, di flash disk akan terdapat beberapa file dengan nama seperti “Kumpulan Puisi cinta palsu.exe”, “Rahasia (Jangan dibuka).exe”, dan lainnya. Pesan dari pembuat virus pun dapat ditemukan dengan pada direktori Windows dengan nama “Wasiat.html”, atau pada root drive C:\ dengan nama “Puisi_untukmu_bang.html”.

10. Malingsi varian

Virus Malingsi menyerang virus lain.Virus bertubuh gemuk dengan ukuran besar, contoh pada salah satu varian memiliki ukuran sekitar 689KB. Ia dibuat menggunakan Visual Basic yang di-pack menggunakan PECompact. Sepertinya virus ini ditujukan untuk menyerang virus lain, ini terlihat dari pesan yang ada di tubuhnya. Virus ini berkembang biak dan menyebar menggunakan perantara mIRC, yang bertindak sebagai Bot.

Selasa, 21 April 2009

Pembuat Virus Conficker Seharga USS 250.000

Microsoft mengatakan pihaknya menawarkan imbalan USS 250.000 (seitar Rp 3 Miliar) bagi siapa saja yang berhasil memberi informasi mengenai keberadaaan pembuat CONFICKER (Worm mancanegara yang sukses menginfeksi jutaan PC dalam waktu singkat. Dalam sebuah pernyataannya, Microsoft mengataka pihaknya imbalan karena Worm termasuk "Perbuatan Kriminal" dan dapat dikenai tuntutan

Setiap orang berhak mendapatkan imbalan tersebut dan mereka dapat menghubungi penegak hukum secara internasional. Microsoft juga mengumumkan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan perusahaan keamanan dan penyedia layanan nama domain, guna merespon serangan CONFICKER yang juga dikenal sebagai DOWNADUP.


Mereka yang turut berpartisipasi adalah Internet Corp, For Assigned Names & Numbers (ICANN), VeriSign, Neustar, CNNIC, Avilias, Public Internet Registry, Global Domains Internasional, M1D Global, AOL, Symantec, F-Secure, ISC, Georgia Tehc, The Shadowserver Foundation, Arbor Network, dan dukungan Intelijen.



Worm ini menyebarkan diri via aktifitas sharing jaringan dengan menebak user name dan password, "sehingga menyebabkan worm ini menyebar dengan cepat di jaringan komputer perusahaan, "ungkap Jose Nazario (Manager Of Sucurity Research for Arbor Network) melalui keterangan di sebuah blok perusahaan.



Perusahaan-perusahaan yang tergabung dengan microsoft untuk memberantas CONFICKER telah mencoba menggagalkan upaya penyebaran WORM ini. Caranya dengan melakukan Pre-registering dan Penguncian nama domain yang digunakan oleh WORM untuk mengupdate dirinya." WORM ini tempaknya berusaha memperbarui dirinya menggunakan daftar panjang nama domain yang dibuat semiacak untuk mengontak situs summbernya via Protocol HTTP, dan kemudian mengambil kode yang baru," Tulis Nazario.



Menurut Symantec, PC yang terinveksi (yang menurut perkiraaan Arbor Nerwork kini telah berulah 12 juta buah, berpotensi menimbulkan seranga DoS (Denial of Service), sebuah kondisi dimana situs web tidak dapat lagi diakses karena kewalahan menangani tingginya aktivitas web.